4 Cara Mudah Memulai Bisnis Distro T-Shirt Printing


Berbisnis distro memang cukup populer di kalangan pengusaha pemula. Tidak hanya bisa meraih omzet jutaan rupiah, berbisnis kaos terutama custom t-shirt juga tidak begitu membutuhkan banyak modal. Asalkan ada ketekunan, bisnis ini bisa berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan. Yuk, simak ulasan berikut ini tentang cara mudah memulai bisnis distro.

Memulai Bisnis Distro T-Shirt Printing
Lantaran popularitasnya, berbisnis kaos memang cukup kompetitif. Meski peminatnya tidak pernah sepi, berbisnis kaos tidak serta merta hanya menyediakan barang saja. Anda juga perlu memiliki desain unik dengan brand image yang menarik. Ini mungkin kedengarannya sulit, namun jangan khawatir. Begitu dicoba, Anda pasti akan menemukan bahwa bisnis satu ini sangat mudah dengan penghasilan jutaan rupiah.
Lalu, bagaimanakah cara memulai berbisnis custom t-shirt yang mudah?
  1. Tentukan Tema Toko Terlebih Dahulu
Langkah pertama untuk memulai berbisnis distro adalah menentukan tema toko Anda terlebih dahulu. Menentukan hal ini sangat penting lantaran digunakan untuk pondasi desain dan juga image ke depannya. Dengan menentukannya di awal, maka strategi demi strategi yang toko buat tidak akan melenceng dari jalur yang sudah disepakati. Ingat meski kreatif itu penting, tapi konsisten lebih penting.
Nah, jika Anda ingin membuat distro yang menjual kaos sablon khusus untuk para pecinta basket, maka Anda bisa mengambil inspirasi dari berbagai distro olahraga basket yang ada di Indonesia. Jika Anda sudah mendapat ide dalam riset pasar yang Anda lakukan, maka buatlah ide agar lebih spesifik dan fokus dengan keunikan Anda.
  1. Membuat Desain Kaos Sendiri
Setelah mendapat tema, maka langkah selanjutnya adalah menentukan desain. Langkah ini juga bisa dikatakan menjadi nafas utama dari berbagai langkah yang perlu Anda lakukan dalam berbisnis. Pasalnya, desain custom t-shirt yang bagus bisa mendatangkan banyak konsumen. Tentunya, konsumen yang banyak akan mendatangkan keuntungan yang bagus pula.
Tidak hanya itu, desain sejatinya juga menjadi pondasi dalam bisnis kaos sablon Anda. Bayangkan Anda memasarkan kaos dengan desain sendiri yang unik dan kreatif dibanding memasarkan kaos sablon yang biasa-biasa saja. Tentu, omzet akan lebih banyak didapat dari kaos dengan tema unik tersebut.
  1. Memvalidasi Desain Kaos
Setelah desain kaos Anda tentukan, maka langkah selanjutnya adalah menerima saran dan kritik sebelum mencetaknya. Seringkali, kita mengabaikan kritik yang diterima. Padahal, kritik yang diterima dengan baik dapat menjadi motivasi dan juga memperbaiki usaha Anda.
Tidak perlu melakukan langkah ini dengan ribet. Cukup mempostingnya saja di sosial media dan biarkan orang lain menilai desain Anda. Namun jangan lupa, beri desain watermark agar karya Anda tidak dijiplak atau diakui orang lain. Terimalah sebanyak mungkin kritik dan saran serta tampung dan gali lebih dalam lagi apa yang sekiranya perlu Anda perbaiki.
  1. Merealisasikan Toko
Jika semua tahapan di atas sudah dilalui, maka langkah selanjutnya adalah merealisasikan berdirinya toko Anda. Toko online memang mudah dan tidak membutuhkan banyak modal, namun memiliki toko offline juga akan menguntungkan. Pasalnya, toko yang bisa dikunjungi secara fisik dapat menarik minat konsumen lebih besar.
Tidak hanya menjaring konsumen, toko offline juga mampu mendatangkan keuntungan tanpa diduga. Pasalnya meski hari ini konsumen yang berkunjung tidak membeli dan hanya melihat-lihat, namun tidak menutup kemungkinan ia akan tertarik berkunjung di lain waktu dan membeli. Namun tetap, toko offline juga harus menyediakan social media dan website untuk toko Anda sendiri.
Demikian ulasan tentang cara memulai berbisnis distro. Untuk Anda yang kesulitan membuat desain atau mencetak kaos, tenang saja. Anda bisa mengandalkan Custom My Printing, jasa membuat desain dan t-shirt printing terpercaya. Semoga bermanfaat.

Post a Comment

0 Comments